Siap naik satu Langkah, BUMDes Harapan mandiri dan koperasi desa merah putih bertransformasi dalam memperkuat tata Kelola dan kemitraan
Pada hari Rabu, 15 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan Workshop Transformasi BUMDes Harapan Mandiri dan Koperasi Desa Merah Putih yang bertempat di Desa Tani Harapan. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Tata Kelola, Administrasi, dan Penyusunan Laporan Berbasis Kreativitas dan Kemitraan untuk Ekonomi Desa Berkelanjutan”, serta dihadiri oleh seluruh anggota dan pengawas BUMDes maupun dari koperasi merah putih sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dan pengelolaan usaha desa.
Workshop ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi serta tim eksternal PPM dari PT Kutai Energi sebagai mitra kerja sama pemerintah desa Tani Harapan, yang menekankan pentingnya transformasi BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih agar mampu “naik kelas” menjadi lembaga usaha desa yang profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing. Dalam pemaparannya disampaikan bahwa BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi lokal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta kesejahteraan masyarakat.
Materi workshop mengangkat berbagai tantangan yang dihadapi BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih, seperti keterbatasan kapasitas manajerial, lemahnya komunikasi dan koordinasi, serta belum optimalnya strategi bisnis. Selain itu, masih terdapat kendala pada aspek administrasi, struktur organisasi, dan legalitas yang berdampak pada kinerja dan keberlanjutan usaha.
Sebagai solusi, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan fungsi manajemen yang komprehensif, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan sumber daya manusia, pengarahan, koordinasi, pelaporan, hingga penganggaran. Penguatan sistem administrasi dan pelaporan keuangan yang transparan, akuntabel, serta berbasis kreativitas menjadi salah satu poin penting dalam mendukung tata kelola BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih yang lebih baik.
Selain itu, penataan struktur organisasi dengan pembagian tugas yang jelas turut ditekankan guna meminimalisir potensi konflik dan meningkatkan efektivitas kerja. Dari sisi legalitas, BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih diarahkan untuk memperkuat dokumen kelembagaan seperti SK, AD/ART, serta membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak sebagai langkah pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Workshop ini juga mendorong pemanfaatan potensi lokal desa melalui berbagai sektor usaha, seperti pertanian, perdagangan dan jasa, pariwisata, serta pengelolaan lingkungan. Pendekatan berbasis kemitraan dan inovasi diharapkan mampu memperkuat peran BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut (action plan) sebagai komitmen bersama dalam mewujudkan transformasi BUMDes Harapan Mandiri dan Koperasi Desa Merah Putih menjadi lembaga usaha desa yang maju, profesional, dan dipercaya masyarakat.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin